15 September 2008

Zamannya Cyberwar, Nih...

Hari ini, saya mencoba menutup hari dengan membaca majalah Newsweek... (Caelah)... Saya pun sangat tertarik dengan artikel tentang 'You've Got Malice'. Ada apa gerangan???

Ah, rupanya ini tentang perang Georgia dan Rusia. Ya, mereka sedang berseteru untuk merebut provinsi di Georgia yang ingin memisahkan diri, yaitu Ossetia Selatan. Meskipun mereka berada di wilayah Georgia, tetapi sebagian besar penduduk mereka adalah keturunan asli Rusia. Jadi, tidak heran pula bila mereka ingin berpisah, dan Rusia jelas menyukai keadaan ini. Negara mana yang tidak mau mendapatkan wilayah? Apalagi wilayah itu kabarnya memiliki saluran minyak yang bisa menyalurkan gas ke Azerbaijan hingga Turki. Ini jelas keuntungan yang cukup besar bagi Georgia, dan juga bagi Rusia bila mereka mampu mendapatkan Ossetia Selatan.

'Perang' itu memang sempat terjadi di lapangan, serdadu Rusia pun siap melakukan serangan kepada Georgia, yang tentulah kalah jauh dari segi jumlah tentara dan kemampuan senjata. Untunglah, perang itu tidak terjadi terlalu serius, namun itu bisa saja kembali terjadi secepat mungkin.

Tapi, Rusia pun ternyata sudah melancarkan serangannya jauh - jauh hari! Bukan lewat senapan atau granat, tetapi lewat internet. Sekelompok hacker terkuat Rusia, yang disinyalir mendapat bantuan dan dukungan dari pemerintah Kremlin itu, berhasil mengobok - obok server internet dan juga jaringan di titik strategis di seluruh Georgia. Serangan itu sangat dahsyat, sehingga situs - situs penting pemerintahan milik Georgia gagal difungsikan.

Pengamat cyberwar terkemuka pun yakin ini serangan khusus dari pemerintahan Rusia untuk membombardir Georgia. Hacker - hacker handal ini pun berhasil mencuri beberapa data penting milik Georgia, semacam strategi defensif untuk menangkal tentara Georgia.

Tindakan mengobrak - abrik jaringan internet milik negara lain bukan kali pertama dilakukan Rusia. Sebelumnya, 2007, Estonia adalah korban mereka. Rusia berhasil menghancurkan jaringan internet mereka, sehingga Estonia bisa dikatakan lumpuh internet. Kita tahu sendiri, internet sendiri sudah menjadi bagian penting bagi dunia. Georgia sendiri adalah salah satu pemilik jaringan internet terbesar di Eropa, bila mereka terganggu, ini bisa jadi bencana besar.

Nah, hal ini pun mengindikasikan bahwa zaman perang dunia maya (cyberwar) telah dimulai. Kita pun harus bersiap - siap dengan keadaan ini, meskipun negara kita bolehlah dibilang aman. Tetapi, bayangkanlah bila negara - negara besar itu siap mengobrak - abrik internet kita? Kini perang pun tidak peduli dengan berapa jumlah tentara yang anda punya, tapi berapa jumlah ahli komputer (baca: hacker) yang dimiliki.

Selamat datang di dunia yang benar - benar berbeda! :)


No comments: